Bisnis Juwara Kopi Agar Masa Tua Sehat Dan Berdaya


Bisnis Juwara Kopi : Agar Masa Tua Sehat Dan Berdaya 
Di masa itu, tenaga bukan lagi pegangan. Yang tersisa hanya satu harapan: tidak menjadi beban. Ia tidak sendiri karena tak punya anak, melainkan karena anak-anaknya telah memiliki dunia masing-masing.

Mereka bukan tak peduli— mereka hanya sibuk bertahan di hidup yang semakin keras. 

Pesan singkat kadang datang. “Sehat ya.” Lalu sunyi kembali.

Tidak ada marah. Tidak ada tuntutan. Hanya perasaan yang pelan-pelan mengendap: tidak lagi dibutuhkan.

Dulu ia menguatkan banyak orang. Kini, untuk berdiri saja perlu berpikir. Yang paling menyakitkan bukan kekurangan, melainkan kesadaran bahwa masa tua datang tanpa persiapan, dan kasih sayang anak tidak selalu sejalan dengan kemampuan mereka menopang.

Di titik itu ia paham: anak bukan sandaran hidup, kemandirian adalah harga diri terakhir.

Karena itu, jangan remehkan peluang yang datang saat masih kuat. Sering kali jalan keluar hadir lewat hal sederhana—mudah dan murah— bukan untuk berlebihan, tetapi agar masa tua tidak dihabiskan dengan menunggu.

Bisnis Juwara Kopi bukan janji besar. Hanya ikhtiar realistis agar tetap berdiri ketika usia tak lagi ramah.  Sebab penyesalan paling dalam bukan saat kesempatan tidak datang, melainkan saat kita berkata : “Dulu ada, tapi saya abaikan.” Siapkan hidupmu sebelum lemah. Masa tua tidak menunggu kesiapan.

Lebih baru Lebih lama